STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE FOREST LEMBAR SELATAN KABUPATEN LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.59827/jie.v4i2.316Keywords:
Ekowisata, Mangrove, Strategi pengembangan, SWOT, Lembar SelatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan merumuskan strategi pengembangan Ekowisata Mangrove Forest Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola Pokdarwis, pemerintah desa, serta masyarakat lokal. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan strategi pengembangan disusun menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ekowisata memiliki potensi besar dalam aspek ekologis, sosial, dan ekonomi. Keanekaragaman hayati dengan 28 spesies mangrove berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat biota laut, sedangkan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemuda melalui Karang Taruna memperkuat aspek sosial. Dari sisi ekonomi, kegiatan usaha berbasis wisata seperti jasa perahu, kuliner, dan kerajinan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, kendala masih ditemukan dalam bentuk minimnya dukungan kebijakan, pendanaan, dan infrastruktur pariwisata. Strategi pengembangan yang disusun meliputi optimalisasi promosi digital, diversifikasi paket wisata berbasis edukasi dan konservasi, penguatan kelembagaan Pokdarwis, serta kolaborasi dengan NGO dan akademisi. Hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
References
Ardika, I.W. 2003. Pariwisata Budaya Berkelanjutan, Refleksi dan Harapan di Tengah Perkembangan Global. Denpasar: Program Pascasarjana Universitas Udayana.
Asrulla, R., Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan sampling (kuantitatif), serta pemilihan informan kunci (kualitatif) dalam pendekatan praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320-26332.
Bahiyah, C., Riyanto, W. H., & Sudarti, S. (2018). Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata di Pantai Duta Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmu Ekonomi, 2(1), 95-103.
Basna, N., Marsono, D., Gunawan, T., Irham. 2012. Model Pengelolaan Lingkungan Taman Wisata Alam Gunung Meja Manokwari Papua Barat; Vo. 19. No. 3: pp 274-280. Jurnal Manusia dan Lingkungan.
Elsa, E. (2017). Peran pariwisata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jurnal Spasial, 3(1), 13-23.
Faizi Hidayat, Identifikasi Potensi Wisata Hutan Mangrove Desa Pare Mas Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Universitas Islam Negeri Mataram, 2024.
Fennell, D. A. (2020). Ecotourism (Edisi kelima). London: Routledge.
Galvin, R. (2015) “ How many interviews are enough? Do qualitative interviews in buiding energy comsumtion research produce reliable knowleegs?” Journal of Building Engineering,Vol.1,2-12
Hariyanto, O. I. B. (2016). Destinasi wisata budaya dan religi di Cirebon. Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 4(2), 214-222.
Hermawan, H. (2016). Dampak pengembangan Desa Wisata Nglanggeran terhadap ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105-117.
Irhamna, S. A. (2017). Dampak pengembangan pariwisata terhadap perekonomian masyarakat sekitar objek wisata di Dieng Kabupaten Wonosobo. Economics Development Analysis Journal, 6(3), 320-327.
Isfandiari, Alisha R. (2017). Analisis Penerapan Proses Personal Selling dan Volume Penjualan di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Kantor Wilayah Bandung.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, I. 2009. "Undang -Undang Republik Indonesia Nomor 10.Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan". Vol., No., hlm.
Kuswandi, A. (2020). Strategi Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Agregasi: Aksi Reformasi Government Dalam Demokrasi, 8(2), 90-113.
Munawaroh, J., & Sisdianto, E. (2024). Analisis Kesehatan PT. Bank Rakyat Indonesia (PERSERO) TBK Menggunakan Metode Risk Based Bank Rating (RBBR) 2022-2023. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6).
Nurhalimah, N. (2022). Potret Rumah Terapung Sebagai Promosi Rumah Wisata Syariah Di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Oktaviani, A. B., & Yuliani, E. (2023). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat. Jurnal Kajian Ruang, 3(1), 1-17.
Pellokila, I. R., & Sagala, N. (2019). Strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove di kawasan pantai oesapa. TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE, 2(1), 47-63.
Putri, Z. E., Murdana, I. M., Nuria, H., Evita, R., Yunus, A. I., Rosalina, T., & Fauzan, R. (2023). Manajemen Destinasi Wisata. Global Eksekutif Teknologi.
Rahardjo, M. (2011). Metode pengumpulan data penelitian kualitatif.
Riana, A., Pianti, D. O., Ramadhila, R., Pranata, Y., & Nata, P. R. (2023). Potensi Hutan Mangrove Sebagai Ekowisata Bagi Masyarakat Pesisir Bengkulu. ISEJ: Indonesian Science Education Journal, 4(3), 210-215.
Richardson, John I and Martin Fluker. (2004). Understanding and Managing Tourism. Australia: Person Education Australia, NSW Australia
Rizky Alfira, Identifikasi Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Pada Kawasan Suaka Margasatwa Mampie di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, Universitas Hasanuddin Makasar, 2014.
Saifullah. 2000. Kajian Pengembangan Pariwisata Bahari Dan Kontribusinya Pada Kesejahteraan Masyarakat Pesisir DiPulau Weh (Sabang) [Tesis]. Bogor: Program Pasca Sarjana ITB.
Salmah, E., Yuniarti, T., Astuti, E., Agustiani, E., & Fatimah, S. (2021). Model Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Ekowisata Mangrove di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Journal of Economics and Business, 7(2), 223-238.
Samadikun, B., P., Sudibyakto, Setiawan, B., Rijanta. 2012. Model Perencanaan dan Pengelolaan Lingkungan (Kasus; Bentang Lahan Kawasan Tembalang Semarang); Vol. 9. No. 1: pp 17-20. Jurnal Presipitasi.
Subadra, IN. 2008. Ekowisata sebagai Wahana Pelestarian Alam. Bali. [Online], http//Bali Tourism Watch Ekowisata sebagai Wahana Pelestarian Alam « Welcome to Bali Tourism Watch.htm
Sugiyono, “Memahami Penelitian Kualitatif”, (Bandung, Alfabeta CV, 2012), Hlm, 91- 95
Sugiyono. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung
Sukuryadi, S., Harahab, N., & Primyastanto, M. (2021). Dampak Pengembangan Ekowisata Mangrove Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat Pesisir Desa Lembar Lombok Barat. Geography: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 9(2), 126-136.
Sunaryo, Bambang. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Gava Media. Yogyakarta.
TIM PAK, T. P. (Plag, view, & dok Enza) Penguatan Triple Helix pada Sektor Pariwisata.
Tohopi, R., & Hulinggi, P. A. (2023). Penerapan E-Government Melalui Kebijakan Teknologi, Informasi dan Komunikasi Berbasis Website Desa di Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. PUBLIKA: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(1), 14-24.
Tumiwa, R., Pangemanan, S., & Sondakh, E. (2018). Efektivitas Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pada Puskesmas Di Kecamatan Dumoga. Jurnal eksekutif, 1(1).
Undang-Undang Republik Indonesia no 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Departemen Kementrian Pariwisata: Jakarta
Wahyuni, S. (2021). Analisis Pola Daya Tarik Wisata Berdasarkan Potensi Sumberdaya (Supply) Sebagai Aset Dan Daya Tarik Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 14(1), 13-22.
Wardhani, M. K. (2011). Kawasan konservasi mangrove: suatu potensi ekowisata. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 4(1), 60-76.
Wijayanti, T., 2007, Konservasi Hutan Mangrove Sebagai Wisata Pendidikan, Tugas Akhir Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Wijayanto, I. H. 2013. "Pengembangan Potensi Pariwisata dalam Perspektif Reinventing Government (Studi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan)". Jurnal Administrasi Publik, Vol. 1, No. 6, hlm: 1168-1173.
Yakup, A. P. (2019). Pengaruh Sektor Pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Yulianda, F. 2007. Ekowisata Bahari sebagai Alternatif Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir Berbasis Konservasi. Disampaikan pada Seminar Sains 21 Februari 2007. Departemen M FPIK. IPB. Bogor.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmu Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



